Sambangi Kantor MUI Kota Medan, Dandim 0201/BS Medan Pastikan TNI Menjaga Ideologi Pancasila

SAMBANGI KANTOR MUI KOTA MEDAN, DANDIM 0201/BS MEDAN PASTIKAN TNI MENJAGA IDEOLOGI PANCASILA

3 bulan 2 minggu 1 hari 12 jam 17 menit yang lalu 08 Jul 2020 Berita 121
Ket Gambar : Ketum MUI Kota Medan, Prof Dr Mohd Hatta saat memberi Al Quran sebagai cenderamata kepada Dandim 0201/BS Medan Letkol Inf Agus Setiandar, S.I.P, saat menyambangi Kantor MUI Medan

Dandim 0201/BS Medan Letkol Inf Agus Setiandar, S.I.P, memastikan seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) akan tetap setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan mempertahankan ideologi negara Pancasila. Termasuk konsisten terkait dengan kehadiran komunis sehingga tidak muncul di permukaan yang dapat membahayakan bangsa Indonesia, agar sejarah kelam tidak terulang kembali.

Hal ini dikatakannya saat menyambangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Selasa (7/7) didampingi Danramil 04/MK, Nirmawan, Pasi Ter kodim 0301/BS, Romi sembiring beserta Camat Medan Kota Chairuniza dan Lurah Komat III, Mirna Siregar, yang disambut langsung oleh Ketua Umum MUI Medan, Prof Dr M Hatta, Wakil Ketua Umum MUI Medan, Dr Hasan Matsum, Sekretaris Umum MUI Medan Dr Syukri Albani Nasution, H.Zulfikar Hajar Lc, Drs.H.Burhanuddin Damanik MA dan Dr Ali Murtadho.

Dikatakan Agus, sampai saat ini TNI AD tetap melakukan pengawasan terhadap hadirnya komunis dan masih menyimpan data-data sampai perkembangannya, karena tidak dimungkinkan kepercayaan laten itu kembali lagi.

"Jadi kami memahami kekhawatiran masyarakat Indonesia dan umat Islam pada khususnya terkait indikasi munculnya sosok ideologi lain dengan mengusung Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Ini mencerminkan bahwa masyarakat Indonesia masih sangat mencintai NKRI dan tidak menginginkan ideologi negara berubah," ucapnya.

Terutama bagi umat muslim yang menilai RUU HIP tersebut berbahaya sehingga saat ini muncul reaksi melakukan perlawanan dengan aksi dan demonstrasi hampir seluruh Indonesia.
"Masyarakat Indonesia tidak bisa membiarkan sesuatu apapun yan berpotensi membahayakan negara. Dan TNI AD secara struktural sifatnya mengawal untuk aksi-aksi menyampaikan aspirasi nya kepada wakil rakyat dan berharap dijalankan dengan santun karena menunjukkan umat muslim itu teladan bagi yang lain. Dan secara informal, senior-senior kami di luar struktur tentunya akan selalu berjuang untuk sama-sama menolak RUU HIP itu," jelasnya.

Ia yang baru bertugas di Kota Medan ini juga berjanji melaksanakan tugas sebaik-baiknya karena di Kota Medan apalagi banyak kelompok masyarakat yang diwadahi berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang umum dan Ormas keagamaan. "Kota Medan ini berjalan kondusif walaupun banyak dinamika, baik kepentingan politik dan lainnya. Tapi InsyaAllah berjalan dengan baik. Aman dan tertib sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," paparnya.

Sementara Ketua Umum MUI Kota Medan, Prof Mohd Hatta mengatakan, menyambut bahagia kehadiran Dandim Medan yang baru dilantik tersebut karena berharap komunikasi yang selama ini sudah terjalin tetap terjaga untuk saling memberi informasi demi menyelesaikan persoalan umat di Kota Medan.
"Kota Medan ini kondusif kalaupun ada gesekan-gesekan, segera dilakukan dialog bersama sehingga tidak ada gejolak besar. TNI harus berada di barisan depan sebagai kekuatan bangsa yang anti komunis," katanya.

Prof Hatta juga berharap bersama Dandim Medan menjalankan misi dan visi masing-masing bersinergi agar terus berkoordinasi. "MUI itu tidak pernah mencampuri hal politik tapi RUU HIP itu mengganggu dasar negara Pancasila sehingga ada geliat umat Islam berbagai pelosok menolak RUU HIP. Pancasila harus menjadi bagian dari ideologi berbangsa dan bernegara serta mengatur kehidupan kita. Apalagi jasa para ulama untuk kemerdekaan Indonesia ini sangat besar," tutur Prof Hatta.