MUI Kota Medan Gelar Rakerda, Walikota Medan; Masjid Harus Mampu Menjawab Tantangan Umat

MUI KOTA MEDAN GELAR RAKERDA, WALIKOTA MEDAN; MASJID HARUS MAMPU MENJAWAB TANTANGAN UMAT

1 bulan 3 minggu 1 hari 20 jam 43 menit yang lalu 12 Jun 2021 Berita 154
Ket Gambar : Walikota Medan Bobby Nasution Menyampaikan Sambutan dalam Rakerda MUI Kota Medan Tahun 2021 di Hotel Madani Medan, Sabtu 12/6/2021

MEDAN -Wali Kota Medan berharap keberadaan masjid mampu menjawab keluhan umat. "Umat selalu menjadikan masjid sebagai tempat mengadu berbagai persoalan kehidupan, baik masalah ekonomi, pendidikan, dan lainnya," ujar Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Tahun 2021, Sabtu (12/6/2021) di Hotel Madani Medan. 

Bobby mengajak pengurus MUI untuk berkolaborasi dengan Pemko Medan untuk menjadikan rumah ibadah atau masjid bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai tempat untuk membetuk peradaban. Tercatat ada 1.115 masjid yang ada di Kota Medan, namun sebahagian besar masih hanya sebatas sebagai tempat ibadah. Padahal peran masjid harus mampu menjawab tantangan umat.

"Apalagi di tengah pandemi, orang merasakan apa yang tidak pernah dirasakan, alangkah baiknya peran masjid diaktifkan dan sebagai tempat mengadu berbagai persoalan," ujar Wali Kota.

Program Pemko Medan salah satunya adalah mewujudkan masjid mandiri, yang diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan umat. Sehingga masjid benar-benar menjadi kekuatan umat. "Program masjid mandiri butuh dukungan umat dan MUI Kota Medan untuk mewujudkannya," ujar Bobby.

Terkait pembangunan Islamik Center, Wali Kota menyampaikan berbagai persoalan saat ini. Menurut Bobby, rencana awal lahan yang dianggarkan untuk pembangunan Islamik Center adalah 40 hektar. Namun di lapangan lahan yang tersedia sekitar 20 hektar. Karenanya butuh muyawarah bersama atas pwrubahan ini.

"Kalau MUI setuju atas perubahan yang disesuaikan dengan lahan yang tersedia, maka Pemko Medan akan memasukkan anggaran pembangunannya pada tahun anggaran 2022," ujar wali kota.

Pada sambutannya Wali Kota Medan juga berharap dalam Rakerda ini lahir program-program kerja yang berkualitas, terukur, serta mampu menyahuti serta menjawab kebutuhan keberagaman umat di Kota Medan, sesuai dengan target kerja MUI Kota Medan ke depan.

Ketua MUI Kota Medan, Dr. H. Hasan Matsum, MAg, menyambut baik dan mendukung program Pemko Medan dalam mewujudkan masjid mandiri. Karenanya Masjid Mandiri ini akan masuk dalam program kerja MUI Kota Medan.

Secara garis besar Hasan Matsun menyampaikan tiga program kerja prioritas MUI Kota Medan, yakni, berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam mewujudkan program masjid mandiri. Kedua adalah membebaskan lahan untuk pembangunan mualaf center dan gedung pendidikan ulama. Program ketiga adalah melaksanakan program kerja bersama-sama pengurus MUI Kecamatan dengan memeberikan porsi yang lebih besar.

Sebelumnya, Ketua Panitia Musda, H Burhanuddin Damanik menyampaikan, Musda ini bertujuan untuk menyusun program kerja tahun 2022 dan menguatkan kerja tahun 2021. Dalam Musda juga akan menyiapkan rekomendasi. 

Peserta Musda sebanyak 55 orang dianataranya Dewan Pengurus MUI Kota Medan, Ketua dan Sekretaris MUI Kecamataan se Kota Medan.