MUI Medan Imbau Umat Peduli Lingkungan Kota

MUI MEDAN IMBAU UMAT PEDULI LINGKUNGAN KOTA

1 bulan 3 minggu 4 jam 35 menit yang lalu 11 Okt 2021 Berita 72
Ket Gambar : Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Dr Syukri Albani Nasution bersama narasumber di acara Penyuluhan kebijakan penanganan sampah untuk kesehatan lingkungan hidup di Kota Medan oleh Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) MUI Kota Medan, Sabtu (2/10).

 Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan mengimbau umat untuk peduli lingkungan Kota dengan tidak membuang sampah sembarangan. Hal tersebut merupakan substansi dari ajaran Islam dan kajian fiqih, dimana Allah SWT menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri.

“Jadi orang yang bersuci dan mensucikan diri dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan itu mendapatkan posisi yang luar biasa di sisi Allah,” ujar Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr Hasan Matsum, MAg membuka acara Penyuluhan kebijakan penanganan sampah untuk kesehatan lingkungan hidup di Kota Medan oleh Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) MUI Kota Medan, Sabtu (2/10).

Dikatakan Hasan Matsum, menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah karena kata Rasulullah Saw, ada tiga hal yang membawa laknat yakni membuang sampah/kotoran di air mengalir, buang sampah/kotoran di jalan-jalan umum dan membuang sampah/kotoran di tempat-tempat orang bernaung dan berkumpul.
“Membuang sampah sembarangan itu sangat dicela oleh Islam. Jadi menjaga lingkungan itu bukan cuma untuk keduniaan saja, namun konsep akhirat yakni ibadah dan perantara umat agar dicintai dan diridhai Allah SWT,” tegasnya.

Acara penyuluhan tersebut juga menghadiri narasumber Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Dr Syukri Albani Nasution, Ketua Komisi PRK MUI Kota Medan, Hj Asmawita, Lc, MA, dan praktisi lingkungan Muhammad Jailani dengan dihadiri Kabid Operasional Sampah, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Baharuddin Harahap, pengurus MUI Kota Medan, mahasiswa dan Pengurus Komisi PRK, serta sebelumnya acara dibuka Ketua Panitia Masdalima Rambe, SPd dan Sekretaris panitia Dra Hj Siti Nellin Harahap.

Dalam materinya, Syukri Albani menyatakan, peran manusia memakmurkan lingkungan hidup merupakan pesan Allah SWT untuk umatnya yang diciptakan sebagai Khalifah di muka bumi.
“Manusia adalah bagian dari alam, maka pelestarian alam adalah usaha untuk melestarikan kehidupan manusia itu sendiri. Begitu juga sebaliknya, kerusakan pada alam lingkungan akan membawa pengaruh buruk bagi kehidupan manusia,” ucapnya.

Sementara Hj Asmawita memaparkan, membuang sampah sembarangan membawa dampak pada kesehatan, lingkungan dan dampak sosial, ekonomi. Untuk itu, menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan menjadi kewajiban manusia demi kebaikan manusia itu sendiri.

Sedangkan Muhammad Jailani mengajak masyarakat Kota Medan untuk dapat mengelola sampah menjadi ekonomis dengan membuat bank sampah yaitu
secara kolektif yang mendorong masyarakat untuk berperan serta aktif di dalamnya.
“Sistem ini akan menampung, memilah, dan menyalurkan sampah bernilai
ekonomi pada pasar sehingga masyarakat mendapat keuntungan ekonomi dari menabung sampah,” tuturnya.