MUI Medan Ingatkan Umat Untuk Wajib Memilih Pemimpin Sesuai Al Quran Dan Hadist

MUI MEDAN INGATKAN UMAT UNTUK WAJIB MEMILIH PEMIMPIN SESUAI AL QURAN DAN HADIST

8 bulan 3 minggu 6 hari 5 jam 59 menit yang lalu 01 Nov 2023 Berita 1455
Ket Gambar : Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr Hasan Matsum (tengah) diacara Seminar Strategi Dakwah Menjelang Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Kota Medan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan terus mengingatkan umat untuk wajib memilih pemimpin yang berkompenten sesuai Al Quran dan Hadist Rasulullah SAW yakni memiliki Shidiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Fathanah (cerdas) serta Tabliqh (transparan dalam setiap tindakan yang dilakukan).

Hal ini dilkatakan Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr Hasan Matsum di acara Seminar Strategi Dakwah Menjelang Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Kota Medan, Selasa (31/10) di aula kantor MUI Kota Medan.

“Politik adalah bagian jihad kita dalam memilih pemimpin. Dan MUI sebagai perannya melakukan penyuluhan pendidikan politik. Tapi bukan pokitik praktis tapi politik keumatan, karena sering sekali umat menjadi sasaran objek dari orang-orang yang cenderung memainkan money politic,” ujarnya.

Menurut Hasan Matsum, memasuki tahun politik 2024 tentunya harus disambut gembira karena memilih pemimpin ini masuk dalam bagian ajaran agama Islam. yakni wajib memilih pemimpin sesuai dalam Alquran.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan pemilu 2024 secara bersama-sama dengan kewajiban kita memilih pemimpin. MUI juga meminta kepada pada ustadz untuk menjaga kenyamanan dan ketenangan bersama karena bagaimanapun dalam memilih pemimpin ini nantinya akan terjadi perbedaan-perbedaan,” katanya.

Disilah, lanjut Hasan Matsum, peran MUI mengingatkan untuk saling menghormati saling menghargai perbedaan-perbedaan yang ada dan jangan sempat karena perbedaan pilihan menjadi pemicu terjadinya perpecahan di tengah-tengah umat. “Untuk itu, saya kira perlulah kita melakukan silaturahim saling berbincang agar pemilihan nanti berjalan dengan lancar dsngan saling menjaga kebersamaan. Karena pilihan boleh berbeda tapi kebersamaan wajib terjaga,” ungkapnya.

Hasan Matsum juga meminta para ustadz tidak boleh mencondongkan pada satu calon, tapi ceramah lah untuk mencerdaskan umat dalam bidang politik salahsatunya menyampaikan bagaimana kriteria-kriteria yang baik untuk dipilih sebagai seorang pemimpin. Kriteria-kriteria itu yang bersifat kualitas bukan simbolik,” tuturnya.

Dalam seminar tersebut juga menghadirikan narasumber Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Kota Medan, Dr Legimin Syukri, MH, dengan peserta dari pengurus MUI Kota Medan, MUI Kecamatan juga perwakilan organisasi Islam Kota Medan.